Wikipedia
Hasil penelusuran
Tampilkan postingan dengan label kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kuliner. Tampilkan semua postingan
Minggu, 30 November 2014
jadah
Dinginnya udara pegunungan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang berkunjung ke Selo sembari menikmati kehangatan sapa penduduknya dan nikmatnya jadah bakar yang baru diangkat dari perapian. Terbuat dari ketan yang diolah bersama dengan parutan kelapa sehingga menghasilkan rasa gurih yang khas. Dipadu dengan srundeng tempe bacem, terasa lebih nikmat.
kerupuk rambak

Kerupuk rambak merupakan salah satu makanan khaskota Boyolali. Kerupuk rambak merupakan makanan ringan yang juga sebagai makanan pelengkap untuk nasi dan sejenisnya. Kerupuk yang satu ini tak kalah dengan kerupuk - kerupuk yang lain. Pemasarannya pun cukup mudah, karena banyak yang mengkonsumsinya. Untuk soal bahan berbahaya, kerupuk kami dijamin BEBAS dari bahan berbahaya seperti BORAK dan FORMALIN. Untuk soal rasa, kerupuk rambak kamilah nomor satu. Dijamin tak kalah bersaing dengan kerupuk rambak yang lain. Dalam proses pembuatannya, kami tidak menggunakan mesin canggih seperti Mixer atau Blender yang akan mengubah cita rasa kerupuk rambak.
jenang PECEL
Jenang pecel adalah semacam modifikasi dari pecel sayuran pada umumnya. Pecel tidak lagi disajikan dengan nasi, melainkan dengan jenang. Jenang yang dimaksud disini sebenarnya adalah bubur sumsum (yang terbuat dari tepung beras). Untuk komponen pecelnya sama saja, terdiri dari aneka macam sayuran rebus yang kemudian diguyur dengan sambal kacang. Anda akan menemukan sensasi rasa yang unik ketika pecel yang teksturnya kaya berpadu dengan bubur sumsum yang lembut dan lumer di mulut. Jenang pecel ini adalah makanan tradisional khas dari Boyolali, tapi sayangnya sekarang sudah makin susah ditemukan. Jenang pecel biasanya dijajakan di warung-warung kecil yang ada di perkampungan penduduk, namun ada juga penjual keliling yang pakai gendongan. Terasa makin sedap ketika disajikan di atas pincuk, alas makan dari daun pisang. Makanan yang merakyat, enak dan murah meriah.
nasi jagung
Boyolali Sebuah tradisi turun temurun di lereng Gunung Merapi selama bulan Rajab berupa ritual tradisi selamatan nasi gunung hingga saat ini masih dilakukan masyarakat. Mereka percaya dengan selamatan nasi gunung, warga akan terlepas dari bahaya Gunung Merapi.Beberapa jenis makanan yang wajib dihidangkan dalam ritual tradisi nasi gunung, adalah nasi jagung, sayur bonggol pisang, sayur daun lumbu talas dan tempe gembus. Bahan makanan tersebut harus ada dan tidak boleh diganti dengan makanan lain. Pasalnya, warga mempercayai jenis makanan tersebut merupakan kesukaan dari penguasa Gunung Merapi.Penggunaan bahan makanan itu sendiri, seperti nasi jagung, dikarenakan jaman dahulu diwilayah Lereng Merapi masih langka beras yang ada nasi jagung. Untuk sayur bonggol pisang, tanaman ini banyak tumbuh di Merapi begitu juga dengan daun lumbu.Uniknya lagi, tradisi ini dilakukan disetiap rumah warga secara bergiliran. Ritual ini dilakukan adalah cukup sederhana. Yaitu, setelah seluruh hidangan tersedia, lantas seluruh anggota keluarga dan tetangga dekat dikumpulkan. Selepas Isya, Digelar doa bersama yang dipimpin tetua setempat. Setelah doa selesai, seluruh hidangan disantap bersama hingga habis.Doa kita supaya terhindar dari marabahaya Merapi, sekaligus nguri-nguri budaya leluhur dan biar guyub dengan masyarakat sekitar, ungkap Sarso (90), sesepuh Dusun Pentongan, Desa Samiran, Selo, Boyolali, kemarin.Sesepuh warga Lereng Merapi sendiri berharap tradisi ritual selamatan nasi gunung bisa terus dilakukan hingga anak cucu.
sambel lethok
Sambel Lethok adalah sambal tumpang khas Boyolali. Yah salah satu makanan yang banyak dijumpai di Boyolali adalah Sambel Lethok! Biasanya, Sambel Lethok ini dicampur dengan nasi atau bubur, sayur, dan tahu. Sebenarnya Sambel Lethok ini lebih umum disebut dengan sambal tumpang, tetapi di Boyolali tempat saya tinggal banyak menyebutnya dengan Sambel Lethok
. Sambal tumpang ini sebenarnya tak hanya ada di Boyolali, tetapi juga ada di Solo dan sekitarnya dengan nama sambal tumpang. Tapi bagi saya, Sambel Lethok alias sambal tumpang khas Boyolali lebih nendang, mengapa? Bukan karena pedasnya, tapi karena bahan pembuatnya agak nyleneh… penasaran? 

. Saya juga pernah menemui Sambel Lethok yang warnanya coklat pekat, coklat pucat, dan sebagainya, ini tergantung yang bikin sih, hehehe… 
Baca Juga: Bermain Ombak di Pantai Indrayanti…

. Nah Ibu saya bilang, yang bikin rasa Sambel Lethok khas Boyolali ini nendang itu karena menggunakan tempe busuk… Beliau juga bilang pernah merasakan sambel tumpang atau Sambel Lethok yang menggunakan tempe waras, enak juga sih tapi gak seenak yang menggunakan tempe busuk. Ibu saya sendiri kemarin baru saja membuat sepanci Sambel Lethok dengan tempe busuk, gak pake tempe waras…
Baca Juga: Okonomiyaki, Pizza Jepang yang Menggoda…
Rasanya? Kalo menurut saya sih enak dan mantap! Tapi soal rasa, belum ada yang mengalahkan Sambel Lethok legendaris buatan Almh. simbah putri saya… Semenjak beliau meninggal pada akhir 2013 lalu, nggak ada lagi yang bisa bikin Sambel Lethok legendaris yang mantap itu… Saking mantapnya, banyak tetangga yang minta Sambel Lethok buatan simbah putri saat beliau selesai bikin
. Bahan lain untuk membuat Sambel Lethok saya kurang paham, sepertinya selai tempe busuk ada cabe, bawang merah, bawang putih, laos, tahu, dsb. Btw apa nggak berbahaya pakai tempe busuk di Sambel Lethok? Kagak kok, saya sejak masih kecul sudah makan Sambel Lethok sebagai salah satu menu favorit dan kini saya masih hidup, tumbuh besar, sehat, dan ganteng 
Tampang Sambel Lethok
Sebelum bahas bahan pembuat Sambel Lethok khas Boyolali ini, kita bahas dulu penampilannya. Bagi sebagian orang, penampilan Sambel Lethok ini sama sekali tidak menarik dan jauh dari kesan lezat… Aromanya juga agak aneh bagi yang tidak biasa atau belum pernah makan makanan ini. Sambel Lethok hadir dengan warna coklat yang jika kita amati lebih dekat terlihat potongan cabai, tahu, dan kedelai.. nah kedelai ini berasal dari tempe yang merupakan salah satu bahan pembuat Sambel Lethok iniBaca Juga: Bermain Ombak di Pantai Indrayanti…
Bahan Sambel Lethok
Apa saja bahan yang diperlukan untuk membuat Sambel Lethok ini? Bahan utamanya adalah tempe! Berbeda dengan kebanyakan sambal tumpang yang menggunakan tempe waras atau tempe biasa, nah Sambel Lethok ini menggunakan tempe bosok aka tempe busuk atau kadang perpaduan antara tempe busuk dengan tempe warasBaca Juga: Okonomiyaki, Pizza Jepang yang Menggoda…
Rasanya? Kalo menurut saya sih enak dan mantap! Tapi soal rasa, belum ada yang mengalahkan Sambel Lethok legendaris buatan Almh. simbah putri saya… Semenjak beliau meninggal pada akhir 2013 lalu, nggak ada lagi yang bisa bikin Sambel Lethok legendaris yang mantap itu… Saking mantapnya, banyak tetangga yang minta Sambel Lethok buatan simbah putri saat beliau selesai bikin
Langganan:
Postingan (Atom)
