Wikipedia

Hasil penelusuran

Tampilkan postingan dengan label sayuran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sayuran. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 November 2014

sawi

Manfaat dan Kandungan Sawi
Manfaat dan Kandungan Sawi. Sawi adalah sekelompok tumbuhan dari marga Brassica yang dimanfaatkan daun atau bunganya sebagai bahan pangan (sayuran), baik segar maupun diolah. Sawi mencakup beberapa spesies Brassica yang kadang-kadang mirip satu sama lain.

Di Indonesia penyebutan sawi biasanya mengacu pada sawi hijau (Brassica rapa kelompok parachinensis, yang disebut juga sawi bakso, caisim, atau caisin). Selain itu, terdapat pula sawi putih (Brassica rapa kelompok pekinensis, disebut juga petsai) yang biasa dibuat sup atau diolah menjadi asinan. Jenis lain yang kadang-kadang disebut sebagai sawi hijau adalah sesawi sayur (untuk membedakannya dengan caisim). Kailan (Brassica oleracea kelompok alboglabra) adalah sejenis sayuran daun lain yang agak berbeda, karena daunnya lebih tebal dan lebih cocok menjadi bahan campuran mi goreng. Sawi sendok (pakcoy atau bok choy) merupakan jenis sayuran daun kerabat sawi yang mulai dikenal pula dalam dunia boga Indonesia

Sawi yang biasanya menjadi sayuran pendamping mie atau pangsit yang enak itu mempunyai banyak khasiat dan kandungan gizi yang banyak. Sawi Baik untuk Ibu Hamil, khasiat sawi luar biasa, mampu menangkal hipertensi, penyakit jantung, dan berbagai jenis kanker. Manfaat lainnya adalah menghindarkan ibu hamil dari anemia.

Konsumsi sayur-sayuran sudah menjadi kebutuhan primer karena kandungan gizinya yang sangat tinggi. Menurut Gladys Block, Ph.D, dari University of California di Berkeley, Amerika Serikat, konsumsi sayuran hijau secara teratur dapat menyusutkan risiko penyakit kanker hingga separuhnya.

Dr. Joann Manson dari Harvard Medical Scholl menyebutkan bahwa konsumsi sayuran hijau dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular seperti stroke, jantung koroner, dan hipertensi. Salah satu jenis sayuran yang sangat populer di Indonesia adalah sawi.

Sawi sangat digemari oleh berbagai lapisan masyarakat. Dalam bahasa Inggris, sawi dikenal dengan istilah mustard. Dalam perdagangan internasional, sawi dikenal dengan beberapa istilah, yaitu green mustard, Chinese mustard, Indian mustard, ataupun sarepta mustard.

Sawi umumnya dimasak dengan cara ditumis, oseng-oseng, asinan, atau digunakan sebagai pelengkap pada mi ayam, bakso, dan gado-gado. Sawi termasuk ke dalam genus Brassica, spesies Brassica juncea.

Cegah Osteoporosis

Sawi banyak mengandung vitamin dan mineral. Kadar vitamin K, A, C, E, dan folat pada sawi tergolong dalam kategori excellent. Mineral pada sawi yang tergolong dalam kategori excellent adalah mangan dan kalsium. Sawi juga excellent dalam hal asam amino triptofan dan serat pangan (dietaryfiber).

Kandungan vitamin K pada sawi sangat tinggi, yaitu mencapai 419,3 mkg per cangkir. Konsumsi satu cangkir sawi sudah dapat memenuhi kebutuhan tubuh akan vitamin K per hari.

Vitamin K sangat berguna untuk membantu proses pembekuan darah, sehingga sering disebut sebagi vitamin koagulasi. Vitamin K mempunyai potensi dalam mencegah penyakit-penyakit serius, seperti penyakit jantung dan stroke, karena efeknya mengurangi pengerasan pembuluh darah oleh faktor timbunan plak kalsium.

Vitamin K juga terkait dengan pengaturan protein tulang dan kalsium di dalam tulang dan darah, sehingga dapat menjaga tulang dari proses osteoporosis. Tanpa peran vitamin K, osteokalsin sebagai protein tulang tidak dapat bekerja dengan normal.

Vitamin K juga dapat digunakan untuk menangani kanker karena dapat bertindak sebagai racun bagi sel-sel kanker, tetapi tidak membahayakan sel-sel yang sehat.

Fungsi lain dari vitamin K adalah dalam mencegah penyakit alzheimer, pengontrolan kadar gala darah, serta mencegah sitokin, pembawa pesan yang berperan dalam menyebabkan pembengkakan sambungan tulang saat penuaan terjadi.

Kadar vitamin A pada sawi juga sangat tinggi. Konsumsi 1 cangkir sawi cukup untuk memenuhi 84,9 persen kebutuhan tubuh akan vitamin A per hari. Vitamin A berperan menjaga kornea mata agar selalu sehat. Mata yang normal biasanya mengeluarkan mukus, yaitu cairan lemak kental yang dikeluarkan sel epitel mukosa, sehingga membantu mencegah terjadinya infeksi.

Kekurangan vitamin A membuat sel epitel akan mengeluarkan keratin, yaitu protein yang tidak larut dalam air dan bukan mukus. Bila sel-sel epitel mengeluarkan keratin, selsel membran akan kering dan mengeras, dan bila tidak segera diobati akan menyebabkan kebutaan.

Kandungan vitamin C pada sawi hampir setara dengan jeruk. Konsumsi 1 cangkir sawi cukup untuk memenuhi 59 persen kebutuhan tubuh akan vitamin C per hari.

Peran utama vitamin C adalah dalam pembentukan kolagen interseluler. Kolagen merupakan senyawa protein yang banyak terdapat dalam tulang rawan, kulit bagian dalam tulang, dentin, dan vascular endothelium.

Vitamin C sangat penting perannya dalam proses hidroksilasi dua asam amino prolin dan lisin menjadi hidraksiprolin dan hidroksilisin. Kedua senyawa ini merupakan komponen kolagen penting. Selain itu, vitamin C sangat berperan dalam penyembuhan luka serta daya tahan tubuh melawan infeksi dan stres.

Asam Folat

Sawi juga sangat baik bagi ibu hamil karena mengandung asam folat yang cukup tinggi. Asam folat dibutuhkan tubuh untuk mengatasi anemia yang sering terjadi pada ibu hamil. Selain itu, asam folat merupakan koenzim untuk beberapa sistem enzim.

Salah satu peranan asam folat adalah biosintesis dan pemindahan satu satuan karbon seperti gugus metil. Dengan demikian memungkinkan terjadinya sintesis metionin, kolin, dan penambahan gugus metil pada pirimidin sehingga terbentuk timin. Senyawa terakhir ini merupakan salah satu komponen penting dalam molekul DNA.

Peran asam folat dalam proses sintesis nukleoprotein merupakan kunci pembentukan dan produksi butir-butir darah merah normal dalam sumsum tulang. Asam folat juga terlibat dalam proses oksidasi fenilalanin menjadi tirosin.

Kebutuhan asam folat pada orang dewasa mencapai 400 mkg perhari. Kebutuhan ini menjadi dua kali lipat pada ibu yang sedang hamil dan bertambah 50 persen untuk ibu yang sedang menyusui.

Asam folat dan vitamin B6 dapat mereduksi homosistein di dalam tubuh. Homosistein dapat mencegah terbentuknya ikatan silang pada kolagen, sehingga tulang menjadi lebih mudah keropos.

Kandungan vitamin E pada sawi dapat berfungsi sebagai antioksidan utama di dalam sel. The George Mateljan Foundation (2006) menggolongkan sawi dalam kategori excellent sebagai sumber vitamin E. Kebutuhan rata-rata vitamin E mencapai 10-12 mg/hari.

Kandungan vitamin E pada sawi juga berperan balk untuk mencegah penuaan.

Unggul Serat, Kaya Mineral

Sawi juga memiliki keunggulan dalam hal serat pangan. Serat dibutuhkan tubuh untuk menurunkan kadar kolesterol dan gula darah. Di dalam saluran pencernaan, serat akan mengikat asam empedu (produk akhir kolesterol) dan kemudian dikeluarkan bersama tinja.

Semakin tinggi konsumsi serat, akan semakin banyak asam empedu dan lemak yang dikeluarkan oleh tubuh. Hal tersebut secara otomatis akan mengurangi kadar kolesterol. selain untuk mengendalikan kolesterol, serat pada sawi juga sangat berguna mencegah diabetes melitus dan terjadinya kanker kolon.

Kandungan mangan pada sawi juga termasuk dalam kategori excellent. Mangan sangat esensial untuk proses metabolisme tubuh, sedangkan triptotan merupakan protein utama penghubung antarsaraf dan pengatur pola kebiasaan (neurobehaviour} yang berdampak kepada pola makan, kesadaran, persepsi atas rasa sakit, dan pola tidur.

Sawi juga memiliki kalsium yang sangat baik. Kalsium merupakan salah satu mineral terpenting yang dibutuhkan tubuh. Konsumsi kalsium kurang dari kebutuhan dapat menyebabkan rapuhnya integritas tulang dan osteoporosis di usia dini, terutama pada wanita.

Kandungan kalsium yang tinggi pada sawi dapat mengurangi hilangnya bobot tulang yang biasa terjadi pada usia lanjut. Tekanan darah tinggi juga dapat disebabkan oleh rendahnya kadar kalsium di dalam darah.

Mineral lain yang cukup berarti pada sawi adalah magnesium. Kandungan magnesium pada sawi sangat berguna untuk mereduksi stres dan membantu membentuk pola tidur yang baik.

Tangkal Macam-Macam Kanker

Sawi merupakan jenis sayuran yang sangat bermanfaat untuk mencegah berbagai penyakit, terutama kanker. Hal itu disebabkan tingginya kadar senyawa fitokimia pada sawi, khususnya glukosinolat. Di dalam tanaman, glukosinolat bereaksi dengan enzim mirosinase, menghasilkan komponen aktif indol dan isotiosianat.

Indol dan isotiosianat berfungsi untuk mereduksi potensi kanker karena kemampuan kedua komponen itu mengatur enzim yang berfungsi mendetoksifikasi hati. Indol dan isotiosianat juga dapat menghambat enzim yang dapat menyebabkan terbentuknya senyawa karsinogenik (penyebab kanker).

Sebuah penelitian yang dilakukan dari Ohio State University membuktikan bahwa senyawa isotiosianat dapat menghambat sel kanker. Senyawa ini berasal dari senyawa glukosinolat yang mengalami perubahan setelah sayuran digigit, dikunyah, dan dicerna.

Dari beberapa hasil studi epidemologi, Park dan Pezzuto (2002) melaporkan bahwa konsumsi sayuran dari genus Brassica (termasuk sawi) dapat menurunkan risiko berbagai jenis kanker, yaitu kanker payudara, prostat, ginjal, kolon, kandung kemih, dan paru-paru. Konsumsi tiga porsi atau lebih sayuran tersebut mampu menurunkan risiko kanker prostat dibandingkan dengan konsumsi hanya satu porsi per minggu. Dilaporkan juga bahwa konsumsi sayuran Brassica sebanyak 1-2 porsi/hari mampu menurunkan risiko kanker payudara sebesar 20-40 persen.

Sawi juga bermanfaat untuk mencegah kanker kandung kemih. Kanker kandung kemih merupakan penyakit yang paling menakutkan. Tercatat 11.000 orang didiagnosis menderita kanker tersebut di Inggris dan lebih dari 30 persen-nya meninggal akibat penyakit ini. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dr. Steven Schwartz dari Ohio State University membuktikan bahwa senyawa isotiosianat dapat memangkas sel kanker kandung kemih, khususnya sel agresif yang cenderung cepat menyebar ke seluruh tubuh.

Sawi juga mengandung sulforafan yang juga bersifat antikanker. Sebuah publikasi pada Journal of Nutrition pada tahun 2004 menunjukkan bahwa kandungan sulforafan yang banyak terdapat pada golongan Brassica sangat efektif untuk mencegah pertumbuhan sel kanker payudara. Paul Talalay, farmakologis dari Johns Hopkins, menegaskan bahwa sulforafan diketahui mampu meningkatkan produksi enzim fase II di dalam hati.

Enzim ini berperan mengangkut bahan-bahan karsinogen yang dihasilkan dari senyawa prokarsinogen dan membuangnya keluar dari sel.

Turunkan LDL, Naikkan HDL

Kandungan vitamin E, betakaroten, dan vitamin C pada sawi sangat baik untuk mencegah kolesterol dan penyakit jantung. Ketiga zat tersebut sangat bermanfaat untuk mencegah terjadinya oksidasi kolesterol LDL.

Kandungan vitamin B6, asam folat, dan magnesium pada sawi juga berpotensi untuk mencegah penyakit jantung. Vitamin B6 dan asam folat dapat menghambat terbentuknya homosistein, yaitu suatu senyawa yang mampu menyumbat pembuluh darah sehingga berpotensi menyebabkan penyakit jantung.

Sebuah studi di Amerika Serikat pada tahun 1995 menunjukkan bahwa konsumsi asam folat 400 mikrogram per hari dapat mencegah 28.000 kematian setiap tahun akibat penyakit jantung. Kandungan magnesium pada sawi juga dapat mencegah tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.

Sawi juga mengandung niasin. Niasin dapat menurunkan kadar kolesterol dan meningkatkan kadar HDL (kolesterol baik). Niasin berperan dalam merangsang terbentuknya prostaglandin 12, yaitu hormon yang membantu mencegah pengumpulan agregasi trombosit. Dengan demikian, niasin dapat memperkecil proses ateroskerosis dan akhirnya menurunkan kemungkinan terjadinya serangan jantung.

Kurang Baik bagi Penderita Ginjal

Sawi merupakan salah satu bahan pangan yang banyak mengandung oksalat. Kandungan oksalat yang terlalu tinggi di dalam tubuh dapat menyebabkan kristalisasi yang menjurus pada terbentuknya batu. Karena itu, mereka yang mempunyai gangguan terhadap ginjal sebaiknya menghindari konsumsi sawi yang berlebihan.

Kandungan oksalat dapat menghambat penyerapan kalsium di dalam tubuh. Kandungan vitamin C yang tinggi pada sawi juga akan mendorong terbentuknya oksalat di dalam tubuh.

Sawi juga mengandung goitrogen, yaitu senyawa yang dapat menghambat fungsi kelenjar tiroid. Kelenjar tiroid berfungsi untuk menghasilkan hormon tiroksin dari bahan baku mineral iodium. Terhambatnya fungsi kelenjar tiroid akan menyebabkan terjadinya goiter (gondok).

Menurut Cahanar dan Suhanda (2006), meskipun belum memiliki data ilmiah secara pasti, proses pemasakan pada sawi dapat menginaktivasi komponen goitrogen. Karena itu, tidak perlu khawatir mengonsumsi sawi, sepanjang bahan tersebut telah dimasak hingga matang.

sumber: http://warnadunia.com/manfaat-khasiat-dan-kandungan-sawi 

bayam


   

   Bayam menjadi salah satu sayuran bervitamin yang sudah tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Berdaun hijau dan memiliki lebar daun yang besar dengan batang tidak begitu tinggi merupakan ciri fisik dari bayam. Harga murah dan mudah didapatkan juga merupakan beberapa keunggulan dari bayam. Meskipun begitu, bayam memiliki beberapa khasiat yang mengejutkan bagi kesehatan tubuh anda. Lalu, apa saja khasiat mengejutkan bayam bagi tubuh tersebut...???.

    Sahabat, tips kesehatan. Faktanya, bayam memiliki berbagai kandungan nutrisi yang di butuhkan oleh tubuh. Berbagai nutrisi dan vitamin yang terkandung dalam bayam yaitu sumber vitamin A dan K, mangan, folat, magnesium, serat, kalsium dan protein serta rendah kalori. Berbagai kandungan nutrisi  tersebut menjadikan bayam menjadi salah satu makanan bernutrisi lengkap yang pernah ada di bumi ini. Namun, tak lengkap rasanya tanpa mengetahui berbagai khasiat bayam untuk kesehatan tubuh. Tips kesehatan, berikut ini 8 khasiat mengejutkan bayam bagi tubuh anda :
  1. Pencegah Kanker Yang Efektif. Kanker menjadi salah satu penyakit yang paling menakutkan sekaligus mematikan di seluruh dunia. Mengkonsumsi bayam mampu mencegah penyakit kanker pada tubuh. Kandungan flavanoid dapat mencegah kanker seperti kanker payudara pada wanita serta kanker prostat pada pria.
  2. Nutrisi Sempurna Untuk Jantung Anda. Berbagai gaya hidup yang tidak sehat dapat memunculkan penyakit jantung dan berpotensi besar terkena serangan jantung. Untuk itulah, mulailah dengan mengkonsumsi sayuran bayam yang memiliki kandungan vitamin A, C, folat serta magnesium.
  3. Meningkatkan Memori Otak. Seiring bertambahnya usia seseorang, maka kemampuan mengingat sesuatu apapun pasti berkurang. Kandungan nutrisi dalam bayam dapat meningkatkan kemampuan memori dan mengingat otak lebih baik.
  4. Penglihatan Yang Lebih Baik. Bayam merupakan sumber vitamin A dan lutein (salah satu karotenoid) yang dapat menutrisi organ mata atau penglihatan yang anda miliki dan mencegah penurunan kemampuan penglihatan secara lebih dini sekaligus mencegah katarak.
  5. Menyehatkan Organ Pencernaan. Kandungan serat yang tinggi dalam bayam sangat efektif menyehatkan organ pencernaan dan mencegah berbagai gangguan masalah pencernaan lainnya yang mungkin terjadi.
  6. Menutrisi Tulang daan Sendi. Kandungan kalsium dan magnesium dalam bayam mampu menguatkan tulang pada tubuh. Sehingga pengeroposan tulang atau osteoporosis dapat di cegah sedini mungkin dengan rutin mengkonsumsi sayuran bayam tersebut.
  7. Membuat Tubuh Tidak Mudah Capek. Bayam merupakan salah satu sayuran yang memiliki kandungan zat besi yang cukup tinggi. Kandungan zat besi dalam bayam akan membuat tubuh memiliki energi lebih untuk pekerjaan dan aktivitas anda.



sumber : http://intips-kesehatan.blogspot.com/2013/10/khasiat-mengejutkan-bayam-bagi-tubuh.html

Selasa, 25 November 2014

daun adas

Adas ( foeniculum vulgare ) berkhasiat menghilangkan dingin serta dahak dan juga meningkatkan peristaltik saluran cerna, merangsang kentut, meningkatkan nafsu makan dan mampuh menghancurkan batu ginjal

khasiat daun dan buah adas

Bagian tanaman yang bisa digunakan untuk pengobatan adalah buah dan daun.

Berikut ini adalah manfaat khasiat buah dan daun adas untuk dijadikan obat tradisional:

  • Manfaat khasiat buah adas
Buah adas bermanfaat  untuk mengobati sesak napas, susah tidur, penimbunan cairan dalamm zakar, rematik, ASI sedikit, sakit perut, perut kembung, bega, keracunan, muntah-muntah, diare, sakit kuning, kurang nafsu makan, proteinuria, nyeri haid serta haid tidak teratur.

  • Manfaat khasiat daun adas
Daun adas berkhasiat mengatasi batuk, perut kembung, kolik pada bayi, dan meningkatkan penglihatan

Berikut beberapa cara meramu tanaman adas untuk dijadikan sebagi obat tradisional:

Haid tidak teratur
Siapkan bunga dan daun srigading masing-masing 1/5 genggam, adas 1/2 sendok teh, jinten hitam 3/4 sendok teh, pulosari 1/2 jari, jeruk nipis 2 buah, bunga kesumba keling 2 kuntum, gula batu sebesar telur ayam, dicuci kemudian dipotong-potong seperlunya. Rebus bahan-bahan tadi tersebut dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin disaring, kemudian diminum 3 kali sehari, masing-masing 3/4 gelas.

Sesak napas
1. Seduh minyak adas sebanyak 10 tetes dengan 1 sendok makan air panas. Minum selagi hangat lakukan 3 kali sehari, sampai sembuh.

2. Siapkan adas 1/2 sendok teh, rimpang kencur 2 jari, pulosari ¼ jari, rimpang temulawak 1 jari, daun poncosudo (Jasminum pubescens) 1/4 genggam, jintan hitam 114 sendok teh, gula merah 3 jari, dicuci kemudian dipotong-potong seperlunya. Bahan-bahan tersebut direbus dengan 4 1/2 gelas air bersih sampai tersisa kira-kira setengahnya. Setelah dingin disaring, dan siap untuk diminum. Sehari 3 kali, masing-masing 3/4 gelas. 

Batuk
1. Serbuk buah adas sebanyak 5 g diseduh dengan 1/2 cangkir air mendidih. Setelah dingin kemudian disaring, lalu ditambah dengan 1 sendok teh madu. Aduk hingga merata, kemudian minum sekaligus. Lakukan 2 kali sehari, sampai sembuh.
 
2. Daun saga 1/4 genggam, daun poko 1/5 genggam, bunga kembang sepatu 2 kuntum, bawang merah 2 butir, bunga tembelekan 10 kuntum, adas 1 sendok teh, pulosari 1 jari, gula merah 3 jari, rimpang jahe 1 jari, dicuci kemudian dipotong-potong seperlunya. 3 gelas air bersih direbus sampai tersisa setengahnya. Setelah dingin disaring, kemudian diminum. Lakukan 3 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.

Keracunan jamur atau tumbuhan obat
Siapkan 5 g serbuk buah adas, kemudian seduh dengan setengah cangkir arak. Minum selagi hangat.

Sariawan
Siapkan adas 3/4 sendok teh, daun iler 1/5 genggam, ketumbar 3/4 sendok teh, daun saga ¼ genggam, daun sembung 1/4 genggam, sisik naga 1/5 genggam, pegagan 1/4 genggam, pulosari 3/4 jari, daun kentut 1/6 genggam, rimpang kunyit ½ jari, rimpang lempuyang wangi 1/2 jari, kayu manis ¾ jari, gula merah 3 jari, dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Rebus bahan-bahan tersebut dengan 4 1/2 gelas air bersih sampai tersisa setengahnya. Setelah dingin disaring, siap untuk diminum. Sehari 3 kali, setiap kali cukup 3/4 gelas.

Batu empedu
5 g serbuk buah adas diseduh dengan 1 cangkir air panas. Minum ramuan ini 2x sehari
Incoming search terms:

kubis

Manfaat Kubis atau Kol Untuk Kesehatan

Mencegah pertumbuhan kanker


Kubis mengandung sifat melawan kanker, termasuk lupeol, sinigrin, diindolylmethane (DIM), indole-3-carbinol (I3C), dan sulforaphane, yang dapat membantu pertahanan enzim dan menghambat pertumbuhan tumor. Senyawa sulforaphane dan I3C dalam kubis, keduanya telah terbukti meningkatkan efek anti kanker dari Taxol obat kemoterapi. Salah satu penelitian terhadap wanita Cina menemukan bahwa konsumsi sayuran (seperti kubis, brokoli, kembang kol dan kubis Brussel) dikaitkan dengan risiko kanker payudara secara signifikan berkurang.

Kubis Sejenis Sayuran

Memelihara Proses lambung


Kubis adalah salah satu solusi alami terbaik untuk radang perut (disebut tukak lambung). Sebuah penelitian di Stanford University School of Medicine menemukan bahwa jus kubis segar sangat efektif dalam mengobati tukak lambung. Sifat anti-radang dari kubis adalah karena kandungan glutamine tinggi di dalamnya.

Anti-inflamasi (Peradangan)


Kubis merupakan sumber yang baik dari asam amino glutamine dan diyakini untuk membantu mereka yang menderita semua jenis peradangan.

Meningkatkan sistem kekebalan tubuh


Karena jumlah tinggi vitamin C, kubis membantu memperkuat sistem kekebalan dan membantu tubuh melawan radikal bebas.

Kubis

Mencegah resiko katarak


Kubis juga tinggi beta-karoten yang membantu melindungi terhadap usia terkait degenerasi macular dan mencegah katarak.

Dapat Menurunkan Berat badan


Kubis adalah pilihan diet yang bagus bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan. Satu cangkir kubis dimasak hanya mengandung hanya 33 kalori. Itulah sebabnya orang yang diet sup kubis dapat makan dalam jumlah banyak dari sup tanpa kenaikan berat badan, sementara masih tetap sehat.

Mengurangi resiko penyakit Alzheimer


Penelitian terbaru menunjukkan bahwa makan kubis merah dapat mengurangi resiko penyakit Alzheimer. Kubis merah mengandung vitamin K dan anthocyanin, anti oksidan untuk membantu mengurangi plak pada otak, sehingga dapat membantu mencegah penyakit Alzheimer.

Kubis

Meringankan Sembelit


Kandungan serat yang tinggi dalam kubis membantu merangsang sistem pencernaan, dan dengan demikian menghilangkan sembelit.

Perawatan Kulit


Anti oksidan dalam kubis membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas yang diketahui menyebabkan tanda-tanda penuaan.

Meringankan Nyeri Otot


Kubis mengandung lactic acid yang dikenal untuk membantu meringankan nyeri otot.

Untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang maksimal dari kubis/kol, hindari memasak terlalu matang karena dapat menurunkan nilai gizi khususnya vitamin C dan nutrisi yang tersisa akan menjadi lebih sulit untuk dicerna.

Kubis dapat dimakan dengan berbagai cara seperti direbus, dikukus, tumis atau bahkan panggang. Tapi kubis yang paling bergizi bila dimakan mentah (tentu saja setelah dicuci dengan air). Tambahkan daun mentah diiris atau diparut dalam salad sayuran untuk rasa yang lebih baik.

daun bawang

DAUN BAWANG
Daun bawang merupakan jenis sayuran dari kelompok bawang yang banyak digunakan dalam masakan. Dalam seni masak Indonesia, daun bawang bisa ditemukan misalnya dalam martabak telur, sebagai bagian dari sop, atau sebagai bumbu tabur seperti pada soto.
Daun bawang sebenarnya istilah umum yang dapat terdiri dari spesies yang berbeda. Jenis yang paling umum dijumpai adalahbawang daun (Allium fistulosum). Jenis lainnya adalah A. ascalonicum, yang masih sejenis dengan bawang merah. Kadang-kadangbawang prei juga disebut sebagai daun bawang.Daun bawang adalah jenis sayuran dari kelompok bawang yang banyak digunakan dalam masakan. Penggunaan daun bawang bisa ditemukan misalnya dalam martabaktelur, sebagai bagian dari sop, atau sebagai bumbu tabur seperti pada soto.
Daun bawang terbagi menjadi dua macam yaitu daun bawang bakung atau bawang semprong/sibol yang dalam bahasa latin disebut allium fistulosum dan daun bawang prei atau leek, dalam bahasa latin disebut allium porrum. Kedua daun bawang tersebut memiliki ciri fisik yang berbeda. Daun bawang bakung/semprong/sibol mempunyai umbi kecil, berdaun bulat, panjang, serta memiliki lubang seperti pipa. Sedangkan daun bawang prei/leek tidak mempunyai umbi, berdaun panjang, pipih, serta memiliki pelepah yang panjang dan liat.
Meski dari segi fisik berbeda, namun daun bawang memiliki khasiat yang sama banyak dan bermanfaat bagi tubuh. Bukan hanya bermanfaat memprcantik dan membuat makanan manjadi lezat dengan rasanya yang segar dan khas, tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Berikut macam kandungan gizi dan manfaat daun bawang bagi kesehatan tubuh:
  • Daun bawang merupakan sumber vitamin A, K, dan E, karoten, xanthin serta kaya akan antioksidandan mineral yang sangat baik untuk tubuh.
  • Daun bawang memiliki kalori yang rendah dan batangnya mengandung serat larut dan tidak larut.
  • Bagian yang berwarna hijau pada daun bawang mengandung asam folat yang sangat berguna bagi wanita yang sedang hamil.
  • Bila daun bawang dipotong atau dimemarkan akan menghasilkan allicin. Allicin adalah zat yang dapat menurunkan kolesterol, serta berperan sebagai anti-bakteri, anti-virus, anti-jamur dan dapatmenurunkan tekanan darah tinggi.
  • Daun bawang mengandung vitamin C yang cukup tinggi yang berguna untuk menjaga tubuh dari infeksi dan efek radikal bebas.
  • Daun bawang dapat menurunkan tingkat gula darah. ‘Daun sakti’ yang satu ini juga bisa membantu pencernaan tubuh.
  • Untuk Anda yang sedang mengalami gejala flu, daun bawang bisa membantu menyembuhkan. Daun bawang juga memperlancar sirkulasi darah.